Selasa, 24 Juli 2018

KEGIATAN PENYEGARAN INSTRUKTUR NASIONAL PROPINSI LAMPUNG 2018







PPK BERBASIS BUDAYA SEKOLAH


Budaya/kultur sekolah adalah tradisi sekolah yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan spirit dan nilai-nilai yang dianut sekolah. Tradisi ini mewarnai kualitas kehidupan sebuah sekolah, termasuk kualitas lingkungan, kualitas interaksi, dan kualitas suasana akademik. Terbentuknya budaya sekolah yang baik dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik, terutama dalam mengubah perilaku peserta didik. Faktor-faktor pembiasaan budaya sekolah melibatkan nilai moral, sikap dan perilaku siswa, komponen yang ada di sekolah, dan aturan/tata tertib sekolah.
“Culture is the sum of the attitudes, values, goals, and practices that characterize a group. In particular, the culture of a school is seen and heard every day in the way individuals—school administrators, teachers, students, and parents—speak to, interact with, and even think about one another. Culture permeates every aspect of the school. It is not just seen and heard—it is felt.” (DePorter & Reardon, 2013:9)
Penguatan Pendidikan karakter berbasis budaya sekolah merupakan sebuah kegiatan untuk menciptakan iklim dan lingkungan sekolah yang mendukung praksis Pendidikan Karakter mengatasi ruang-ruang kelas dan melibatkan seluruh sistem, struktur, dan pelaku pendidikan di sekolah.
Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah termasuk di dalamnya keseluruhan tata kelola sekolah, desain Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), serta pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah.
Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah berfokus pada pembiasaan dan pembentukan budaya yang merepresentasikan nilai-nilai utama Pendidikan Karakter yang menjadi prioritas satuan pendidikan. Pembiasaan ini diintegrasikan dalam keseluruhan kegiatan di sekolah yang tercermin dari suasana dan lingkungan sekolah yang kondusif.
Penerapan penguatan pendidikan karakter akan berjalan dengan baik bila kepala sekolah sebagai pemimpin mampu menjadi pemimpin yang dapat dipercaya dan visioner. Menjadi orang yang dapat dipercaya berarti Kepala Sekolah merupakan sosok berintegritas, mampu menjadi manajer yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui pembentukan karakter. Visioner berarti kepala sekolah memiliki visi jauh ke depan tentang kekhasan, keunikan, dan kualitas sekolah (schoolbranding) yang akan ia bangun

5 PPK

1. Religiositas
Nilai karakter religius mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan yang Maha Esa yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama dan kepercayaan lain, hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain. Nilai karakter religius ini meliputi tiga dimensi relasi sekaligus, yaitu hubungan individu dengan Tuhan, individu dengan sesama, dan individu dengan alam semesta (lingkungan). Nilai karakter religius ini ditunjukkan dalam perilaku mencintai dan menjaga keutuhan ciptaan.
Subnilai religius antara lain cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan, teguh pendirian, percaya diri, kerja sama antar pemeluk agama dan kepercayaan, antibuli dan kekerasan, persahabatan, ketulusan, tidak memaksakan kehendak, mencintai lingkungan, melindungi yang kecil dan tersisih.
2. Nasionalisme
Nilai karakter nasionalisme merupakan cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
Subnilai nasionalis antara lain apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, unggul, dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama.
3. Kemandirian
Nilai karakter mandiri merupakan sikap dan perilaku tidak bergantung pada orang lain dan mempergunakan segala tenaga, pikiran, waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi dan cita-cita.
Subnilai mandiri antara lain etos kerja (kerja keras), tangguh tahan banting, daya juang, profesional, kreatif, keberanian, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.
4. Gotong Royong
Nilai karakter gotong royong mencerminkan tindakan menghargai semangat kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama, menjalin komunikasi dan persahabatan, memberi bantuan/pertolongan pada orang-orang yang membutuhkan.
Subnilai gotong royong antara lain menghargai, kerja sama, inklusif, komitmen atas keputusan bersama, musyawarah mufakat, tolong menolong, solidaritas, empati, anti diskriminasi, anti kekerasan, dan sikap kerelawanan.
5. Integritas
Nilai karakter integritas merupakan nilai yang mendasari perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, memiliki komitmen dan kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan dan moral (integritas moral). Karakter integritas meliputi sikap tanggung jawab sebagai warga negara, aktif terlibat dalam kehidupan sosial, melalui konsistensi tindakan dan perkataan yang berdasarkan kebenaran.
Subnilai integritas antara lain kejujuran, cinta pada kebenaran, setia, komitmen moral, anti korupsi, keadilan, tanggungjawab, keteladanan, dan menghargai martabat individu (terutama penyandang disabilitas). Kelima nilai utama karakter bukanlah nilai yang berdiri dan berkembang sendiri-sendiri melainkan nilai yang berinteraksi satu sama lain, yang berkembang secara dinamis dan membentuk keutuhan pribadi. Dari nilai utama manapun pendidikan karakter dimulai, individu dan sekolah perlu mengembangkan nilai-nilai utama lainnya baik secara kontekstual maupun universal. Nilai religius sebagai cerminan dari iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa diwujudkan secara utuh dalam bentuk ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing dan dalam bentuk kehidupan antarmanusia sebagai kelompok, masyarakat, maupun bangsa. Dalam kehidupan sebagai masyarakat dan bangsa nilai-nilai religius dimaksud melandasi dan melebur di dalam nilai-nilai utama nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas. Demikian pula jika nilai utama nasionalis dipakai sebagai titik awal penanaman nilai-nilai karakter, nilai ini harus dikembangkan berdasarkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang tumbuh bersama nilai-nilai lainnya.

Senin, 02 April 2018

Jurnal Bimbingan


Jurnal Pembimbing Supervisor 2 PKP

NIM/Nama Mahasiswa           : ………………………………….
Mengajar di Kelas                   : V (Lima)
Sekolah                                   : Sekolah Dasar Negeri ……………………..

No.
Hari/tanggal
Kegiatan*
Hasil/Komentar
Tidak Lanjut
Paraf
Mhs.
Sup.2
1.
Kamis,24 April 2014
Mendiskusikan hasil observasi awal atau pembelajaran pra siklus dirumah supervisor 2 (permasalahan yang meneyebabkan prestasi belajar menurun dan menentukan alternatife masalah)
karakteristik siswa harus diperhatiakan sebelum penyampaian materi dan cara untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi  (misal dengan menggunakan alat peraga)
Perhatikan karateristik siswa sebelum melaksanakan pembelajaran dan menentukan cara untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi.


2.
Jumat, 25 April 2014
Mendiskusikan RPP perbaikan siklus I mata pelajaran Ilmu Pengetahuan alam
-    Media pembelajaran yang digunakan  harus disesuaikan dengan materi
Gunakan media pembelajaran berupa alat peraga gambar.


3.
Sabtu,26 April 2014
Mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran IPA siklus I
-    Siswa terlihat bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
-    Alat peraga yang digunakan mampu membuat siswa memperhatikan penjelasan materi.
-    Guru dalam penyampaian materi masih terkesan hati-hati
-    Masih ada bebrapa siswa yang ngobrol dengan teman sebangku.
-    Perdalam kemampuan dalam penyampaian materi supaya tidak terkesan hati-hati dan kaku



4.
Kamis,01 Mei 2014
Mendiskusikan refleksi pembelajaran pada siklus I (mendsikusikan permaslahan yang terjadi yaitu masih ada beberapa anak yang ngobrol)
-      Alat peraga yang digunakan kurang berfariasi.
-      Kemampauan Mengajara perlu ditingkatkan.

-    Tingkatkan kemampuan dalam mengajar.
-    Gunakan alat peraga yang berfariasi


5.
Jumat,02 Mei 2014
Mendiskusikan RPP perbaikan siklus II . mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
-      Alat peraga yang digunakan perlu ditambah.
-      Alat evaluasi harus disesuaikan dengan indikator yang akan dicapai.

-    Tambah alat peraga yang digunakan (gambar dan miniature dari materi yang dibahas)
-    Perbaiki alat evaluasi yang akan digunakan.


6.
Senin,05 Mei 2014
Mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
-      siswa terlibat aktif dalam pembahasan materi.
-      Guru lebih percaya diri dalam penyampaian materi.
-      Siswa lebih bersemangat dalam diskusi dengan alat peraga.
-      Guru kurang dapat menggunakan waktu sebaik mungkin.
-      Siswa lebih tenang dalam menyelesaikan soal
-   Gunakan waktu  sebaik mungkin dan tingkatkan pengolahan



7.
Selasa,06 Mei 2014
Mendiskusikan  refleksi perbaikan pembelajaran siklus II (Memaksimalkan kegiatan belajar mengajar
-      Pengelolaan kelas perlu ditingkatkan.
-      Anak yang memiliki kemampuan rendah perlu diperhatikan
-    Tingkatkan pengelolaan kelas.
-    Perhatikan setiap siswa yang memiliki pemahaman rendah lakukan pendekatan terhadap anak tersebut




8.
Kamis, 08 Mei 2014
Mendiskusikan RPP perbaikan siklus III mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
-      Alat peraga yang digunkan perlu ditambah.

-       Tambah alat peraga yang digunakan dan gunakan waktu sebaik mungkin




9.
Sabtu,09 Mei 2014
Mengamati pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus III mata pelajaran  Ilmu Pengetahuan Alam
-       Siswa lebih terlibat  aktif dalam pembelajaran.
-       Siswa lebih bersemangat dalam mendiskusikan materi.
-       Tidak ada lagi siswa yang ngobrol sendiri.
-       Guru lebih memahami situasi kelas dan dapat menggunakan waktu sebaik mungkin
-       Gunakan kemampuan dan potensi yang untuk meningkatkan hasil pembelajaran pada mata pelajaran yang lain.


10.
Senin,12 Mei 214
Mendiskusikan hasil observasi dan refleksi pembalajaran siklus III
-      Perbaikan pembelajran yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang direncanakan dan hasil yang dicapai sesuai dengan yang diharapkan.
-       Tingkatkan kemampuan yang ada dan asah keterampilan dalam  mengajar untuk meningkatkan pembelajaran yang baik.


                                                                                               
 Mengetahui,                                                                                ………………………., ……………..
 Supervisor 1,                                                                                Supervisor 2,


  …………………..                                                                       ……………………….
  NIP. …………………..                                                             NIP. …………………                   

RPP SIKLUS III


RENCANA PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN                      (RPP PERBAIKAN) SIKLUS III

Satuan Pendidikan                  : …………………………….
Mata pelajaran/Tema              :  Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Semester                         :  V/ II (DUA)
AlokasiWaktu                           :  2 x 35 menit 

I.                   Standar kompetensi
-       Memahami perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit.

II.                   Kompetensi Dasar
-       Mendeskripsikan proses pembentukan bumi dan struktur bumi
 
III.         Indikator
-       Mengindentifikasi proses terjadinya bumi
-       Mendeskripsikan bagian-bagian bumi

IV.             Tujuan Pembelajaran
-       Murid dapat menyebutkan dengan benar proses pembentukan bumi
-       Murid dapat menyebutkan dengan benar bagianp-bagian bumi

V.                Tujuan Perbaikan Pembelajaran
-       Meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa materi proses pembentukan bumi dan struktur bumi melalui penggunaan alat peraga.

VI.          Materi Ajar
-       Proses terjadinya bumi dan susunan bumi

VII.       Metode Pembelajaran
-       Ceramah,  eksperimen , dan penugasan

VIII.    Langkah-langkah Pembelajaran
a.         Kegiatan Awal:
-          Mengajak semua siswa untuk berdoa bersama untuk mengawali pelajaran
-          Apresiasi dan motifasi
-          Mengajukan pertanyaan tentang materi yang sudah atau akan di sampaikan
-          Mempersiapkan media yang digunakan.
b.      Kegiatan Inti:
-          Dengan bantuan siswa guru menyiapkan bahan atau alat peraga yang akan digunakan.
-          Guru bertanya tentang materi yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menerima materi.
-          Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu setelah pembelajaran siswa dapat menyebutkan dan memahami proses pembentukan bumi dan struktur bumi.
-          Guru menyampaikan topik yang akan dipelajari dan menyampaikan manfaat konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
-          Guru membagi siswa menjadi lima kelompok secara heterogen.
-          Masing-masing kelompok diminta untuk mengidentifikasi pembentukan bumi dan struktur bumi berdasarkan gambar ,miniatur lapisan-lapisan bumi , dan model tanah penyusun lapisan bumi yang telah disiapkan.
-          Dengan bimbingan guru siswa berdiskusi mengidentifikasi lapisan-lapisan bumi.
-          Guru meminta siswa untuk menjelaskan proses terjadinya bumi dan susunan bumi berdasarkan hasil kelompoknya.
-       Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
-          Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan meluruskan kesalahan, memebri penguatan , dan penyimpulan.
c.    Kegiatan akhir:
-          Guru melakukan evaluasi pembelajaran untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan.
-          Setelah selesai soal dikumpulkan kembali dan guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran
-          Guru mengakhiri proses pembelajaran dengan membawa hasil belajar dari siswa.
-          Menutup kegiatan belajar mengajar dengan berdoa bersama-sama.

IX.       Alat/Bahan/Sumber Belajar
-          Buku IPA kelas V
-          Guku referensi/perpustakaan
-          Pengalaman guru
-    Alat perga (gambar)

X.           Penilaian
Evaluasi dilakukan selama proses pembelajaran melalui tanya jawab lisan, dan pada akhir pelajaran.
-                      Instrument/Soal
Selesaikan soal – soal dibawah ini dengan benar !
1.      Para ilmuan perpendapat bahwa bumi terbentuk dari awan. Lalu mengapa bumi yang kita huni tersusun atas batuan ?
2.      Sebutkan lapisan-lapisan penyusun atmosfer ?
3.      Sebutkan lapisan-lapisan pembentuk struktur bumi ?
4.      Lapisan atmosfer yang yang dapat dicapai oleh balon cuaca dan beberapa pesawat terbang adalah?
5.      Lapisan bumi yang paling tipis dan merupakan tempat makhluk hidup tinggal disebut ?
6.       Pada lapisan termosfer sering terjadi efek cahaya yang menyebabkan warna langit berwarna warni. Efek cahaya tersebut disebut ?
7.      Sebutkan bahan peyusun pusat bumi ?
8.      Lapisan ini memiliki ketebalan mencapai 2.900 kilometer, terdiri atas magma kental bersuhu 1.400  C-2.500  C. ciri-ciri lapisan apakah itu ?
9.      Disaat batuan luar angkasa menerobos bumi, batuan tersebut habis terbakar disaat menuju bumi dan habis sebelum mecapai bumi. Mengapa hal tersebut dapat terjadi ?
10.  Bumi kita terdiri atas beberapa lapisan. Makhluk hidup menempati salah satu lapisan tersebut. Di lapisan mana makhluk hidup tinggal  ? mengapa ?
Kunci jawaban
1.      Karena adanya daya tarik bumi yang semakin banyak mengumpulkan gas dan debu sehingga semakin lama semaik padat.
2.   Troposfer, stratosfer, mesosfer,termosfer,eksosfer
3.   Kerak, selubung atau mantel, dan inti
4.   Lapisan stratosfer
5.   kerak
6.   Aurora
7.   Inti luar ( besi,nikel,dan oksigen) dan inti dalam (besi, dan nikel padat) 
8.   Selubung atau mantel
9.   Karena bumi dilindung oleh atmosfer.  Yang menyebabkan batuan terbakar dan habis sebelum sampai dibumi.
10.  Kerak bumi, karena pada lapisan ini terdapat gas yang diperlukan makhluk hidup. 
Catatan : Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) x 100
Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat KKM maka diadakan Remedial.

           Mengetahui                                                    ……………………………………..
Kepala SDN……………….                                       Guru kelas V



      ……………………….                                        …………………………………
NIP………………………..                                      NIP.-



Lembar kerja siswa  Siklus III
Nama                          :……………………..
Kelas                           :……………………..
Mata pelajaran          :……………………..

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan baik dan benar !
1.      Para ilmuan perpendapat bahwa bumi terbentuk dari awan. Lalu mengapa bumi yang kita huni tersusun atas batuan ?
2.      Sebutkan lapisan-lapisan penyusun atmosfer ?
3.      Sebutkan lapisan-lapisan pembentuk struktur bumi ?
4.      Lapisan atmosfer yang yang dapat dicapai oleh balon cuaca dan beberapa pesawat terbang adalah?
5.      Lapisan bumi yang paling tipis dan merupakan tempat makhluk hidup tinggal disebut ?
6.       Pada lapisan termosfer sering terjadi efek cahaya yang menyebabkan warna langit berwarna warni. Efek cahaya tersebut disebut ?
7.      Sebutkan bahan peyusun pusat bumi ?
8.      Lapisan ini memiliki ketebalan mencapai 2.900 kilometer, terdiri atas magma kental bersuhu 1.400  C-2.500  C. ciri-ciri lapisan apakah itu ?
9.      Disaat batuan luar angkasa menerobos bumi, batuan tersebut habis terbakar disaat menuju bumi dan habis sebelum mecapai bumi. Mengapa hal tersebut dapat terjadi ?
10.  Bumi kita terdiri atas beberapa lapisan. Makhluk hidup menempati salah satu lapisan tersebut. Di lapisan mana makhluk hidup tinggal  ? mengapa ?

Jawaban.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………